Senin, 07 Desember 2015

doc.matas.513.KAJIAN KITAB FATHUL QARIB BAGIAN KE 47 ( I'TIKAF )



Lutfi Jaya
12 September pukul 22:59

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
KAJIAN KITAB FATHUL QARIB BAGIAN KE 47
بسم الله الرحمن الرحيم

فصل والاعتكاف سنة مستحبة وله شرطان النية واللبث فى المسجد ولا يخرج من الاعتكاف المنذور الالحاجة الانسان أو عذر من حيض او مريض لا يمكن المقام معه ويبطل بالوطء

Dalam pasal ini diterangkan tentang hukum-hukum i'tikaf. i'tikaf ialah tegak atau menetap melaksanakan ibadah didalam masjid.
I'tikaf adalah sunnah yang sangat di anjurkan pada setiap saat, Syarat-syarat i'tikaf ada 2 perkara yaitu :
1. Niat
2. Diam didalam masjid, lamanya tidak cukup sedekaf ( sebagaimana orang ) tuma'ninah di waktu shalat, bahkan lebih dr itu diperkirakan memenuhi ukuran diam org beriktikaf.

Orang yg melakukan i'tikaf nadzar, tdk diperbolehkan meninggalkan atau keluar dr masjid kecuali ada hajat insani, misalnya mau kencing atau mengambil wuduk atau karena terhalang dr haid atau terhalang karena sakit krn memerlukan kasur dan pelayanan medis.

Demikian semoga barokah dan bermanfaat amin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

UNTUK LEBIH JELASNYA SILAHKAN KLIK LINK BERIKUT :

https://www.facebook.com/groups/297908517036791/permalink/532845000209807/

doc.matas.512.HUKUM MENUDUH ISTRI BERZINA.




Brusy Nanonet
30 Mei
Assalamu'alaikum wr wb
langsung saja.bila ada seorang suami menuduh istrinya berbuat zina dan istrixmengelak atas tduhan suamix jalan apa yg harus dtempuh?

Jawaban:

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIMSetelah kitamusyawahbersama member MATAS dan para asatidz wal Asatidzah danDewan TahkimMatasmempunyai beberapa jawaban sebagai berikut, Diantaranya :



Di jawab oleh AlUstadzah @ Naila MazayaMaya ust Brusy Nanonet

لعان في الشرع هو عبارة عن كلمات معلومة جعلت ححجةللمضطر الي قذف من لطخ فراشه والحق به العان
yaitu suatu ungkapan (sumpah)dgn kata2 tertentu yg dijadikan alasan bg org ygterpaksa menuduh krn tempat tidurnya dikotori(zina) menyusul malu ygdialaminya...
ada yg mengatakan li'an itu dr kt2 la'nat, krn salah satunya pasti ada ygberdusta mk menjadi mal'un
wa qila, krn keduanya dijauhkan, artinya tdk bisa/haram bersama2 lagi.

jadi keduanya tdk mungkin disatukan lagi

 jikasuami menuduh istrinya berzina, mk wajib baginya had qodzaf, kecuali jk dapatmendatangkan saksi
jikasuami tdk mempunyai saksi maka dgn cara suami sumpah li'an 4kali diatas mimbardisisi hakim dalam kumpulan orang2 islam dan diikuti dgn perkata'anyg kelima
وعلي لعنة اللّٰه ان كنت من الكاذبين

sebagaimanafirman Alloh
والذين يرمون ازواجهم ولم يكن لهم شهداء الا انفسهم ،فشهادةاحدهم اربع شهادات بالله انه لمن الصادقين ، والخامسة ان لعنة اللّٰه عليه ان كانمن الكاذبين. النور ٦-٧

tpperlu diketahui bhw tdk gampang suami menuduh istrinya berzina,jika tdk adabukti hamil mk hrs kuat habarnya dan tanda2nya yg mengarah pd perzina'an,

قال النووي قال اصحابنا : واذالم يكن ولد فالأولى ان لا يلاعنبل يطلقها ان كرهها والله اعلم (كفاية الاخيار)
Imamnawawi berkata, sahabat2 kami berkata: apabila tdk ada anak lbh baik suami tdkmeli'an ,tp mentalaqnya sj jk ia benci pd istrinya.

dan jika suami sdh sumpah li'an, mk istrilahyg hrs di had,
tpjika istri mengelak mk dia juga sumpah li'an 4kali dan yg kelima dgn perkata'an
وعليغضب اللّٰه ان كان من الصادقين
mkdgn sumpah li'an istri ini gugurlah hukuman had atasnya

ويدرأعنهالعذاب ان تشهد اربع شهادات بالله انه لمن الكاذبين النور اية

dan perempuan/istri2yg baik tdk boleh/ harom hukumnya untuk dituduh berzina...

Qadzaf adalah haram dan ia termasuk dosa besar, dan Allah telah mewajibkanterhadap si pelakunya hukuman-hukuman yang berat di dunia dan akhirat.

1. Allah ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْيَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلاتَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) danmereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduhitu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buatselama-lamanya. Dan mereka Itulah orang-orang yang fasik

2. Allah ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاتِالْمُؤْمِنَاتِ لُعِنُوا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

”Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah lagiberiman (berbuat zina), mereka kena la’nat di dunia dan akhirat, dan bagimereka azab yang besar

ini adalah hukum asalnya, kecuali jk ada bukti2 yg sangat kuat, dan saksi2....


Di jawabOleh : Al Ustadz @ AtamaPaya

Dalamhal ini kita harus hati2.
Zinaditetapkan dengan:
1.Pengakuan yg sebenarnya.
2.Dengan saksi 4 orang yg mana memberi kesaksian mengenai wanita yg di zinahi WAKAIFIYYATIL IDKHAL WA MAKANIHI WA WAQTIHI ia melihat masuknya Hasyafah kefarji' serta tahu tempat dan waktunya.
Contohkesaksian: Saya bersaksi bahwa fulan telah memasukkan penisnya ke dalam faginahfulanah di tempat itu dan pada hari itu didalam melakukan perzinahan.

Di jawabOleh: Al Ustadz @ LutfiJaya

Alloh Subhanahu Wata'ala berfirman:

وَالَّذينَ يَرمونَ المُحصَنٰتِ ثُمَّ لَم يَأتوا بِأَربَعَةِشُهَداءَ فَاجلِدوهُم ثَمٰنينَ جَلدَةً وَلا تَقبَلوا لَهُم شَهٰدَةً أَبَدًا ۚوَأُولٰئِكَ هُمُ الفٰسِقونَ ﴿٤﴾ إِلَّا الَّذينَ تابوا مِن بَعدِ ذٰلِكَ وَأَصلَحوافَإِنَّ اللَّهَ غَفورٌ رَحيمٌ ﴿٥﴾ " النور

"Danorang-orang yg menuduh wanita baik-baik (melakukan zina) dan mereka tidakmendatangkan empat orang saks, maka deralah mereka (yg menuduh itu) dg delapanpuluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buatselama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yg fasik.
Kecualiorang-orang yg bertaubat sesudah itu dan memperbaiki dirinya, makasesungguhnya, Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".-QS, AN-Nur 4-5.


Dengan ini paramusyawirin bersamadewanTahkim MATAS Menyimpulkan sebagai berikut :
Berdasarkan uraian di atas jika suami tdk dapat mendatangkan 4saksi, mk yg menuduh itudidera 80 kali

Dengan ini paramusyawirin bersamadewanTahkim MATAS Menyimpulkan sebagai berikut :
Berdasarkan uraian diatas  menurut imam nawawi, mutawally dan baghawihukumnya sah.

=================================

DEMIKIAN YANG DAPATKAMI SIMPULKAN SEBELUMDANSESUDAHNYA KAMI MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN DANKEKHILAFANDANKESEMPURNAAN HANYA MILIK ALLAH WALLAHU A'LAM

MUSYAWWIRIN :

Member Group MajlisTa'lim Assalafiyah(MATAS)

PENELITI :
(1).Ustadz MhisyamAbbrori
(2).Ustadz Ach alfaroby
(3).Ustadz SultoniArobbi
(4).Ustadzah NailaMazaya Maya
(5).Ustadz Abu haidar
(6).Ustadz Abdul GhafurMasykur
(7).Ustad Atama Paya.
(8).Ustad Lutfijaya

EDITOR : UstadzSultoni Arobbi
Kolommuawwirin :
https://www.facebook.com/groups/297908517036791/permalink/480745382086436/
Link documen :
https://www.facebook.com/notes/majlis-taklim-as-salafiyah-al-gasim-matas-/docmatas512hukum-menuduh-istri-berzina/533800310114276

doc.matas.511.HUKUM JUAL BELI TANPA IJAB QABUL.


Ach Alfaroby
28 Desember 2014
Asslmualaikm wr wb mhnmf sblmya kpd para guru dan tmen2 mtas smua mau nya adakah ulama,yg mengesahkanjual beli tanpa ijeb qobul?mhn pnjelsanya trmksh wss


Jawaban:

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM Setelah kitamusyawahbersama member MATAS dan para asatidz wal Asatidzah dan Dewan TahkimMatasmempunyai beberapa jawaban sebagai berikut, Diantaranya :





Di jawab oleh: Al Ustadz @ TintaHitam


Ada,Jualbeli tanpa ijab qobul secara lafdzi
dinamakanjual beli mu'athoh, jumhur ulama
menghukumninyatidak sah, namun ada
sebagianulama yang membolehkan.


Silahkan di muhroti sendiri:

ﻛﻔﺎﻳﺔ ﺍﻷﺧﻴﺎﺭ ﻓﻲ ﺣﻞ ﻏﺎﻳﺔ ﺍﻻﺧﺘﺼﺎﺭ )ﺹ233 :(ﻭﻟﻮ
ﻟﻢ ﻳﻮﺟﺪ ﺇﻳﺠﺎﺏ ﻭﻗﺒﻮﻝ ﺑﺎﻟﻠﻔﻆ ﻭﻟﻜﻦ ﻭﻗﻌﺖ
ﻣﻌﺎﻃﺎﺓ ﻛﻌﺎﺩﺍﺕ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﺄﻥ ﻳﻌﻄﻲ ﺍﻟﻤﺸﺘﺮﻱ ﺍﻟﺒﺎﺋﻊ
ﺍﻟﺜﻤﻦ ﻓﻴﻌﻄﻴﻪ ﻓﻲ ﻣﻘﺎﺑﻠﺔ ﺍﻟﺒﻀﺎﻋﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﻳﺬﻛﺮﻫﺎ
ﺍﻟﻤﺸﺘﺮﻱ ﻓﻬﻞ ﻳﻜﻔﻲ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﺬﻫﺐ ﻓﻲ ﺃﺻﻞ
ﺍﻟﺮﻭﺿﺔﺃﻧﻪ ﻟﺎ ﻳﻜﻔﻲ ﻟﻌﺪﻡ ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﺼﻴﻐﺔ ﻭﺧﺮﺝ ﺍﺑﻦ
ﺳﺮﻳﺞ ﻗﻮﻻ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﻳﻜﻔﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺤﻘﺮﺍﺕ ﻭﺑﻪ ﺃﻓﺘﻰ
ﺍﻟﺮﻭﻳﺎﻧﻲ ﻭﻏﻴﺮﻩ ﻭﺍﻟﻤﺤﻘﺮ ﻛﺮﻃﻞ ﺧﺒﺰ ﻭﻧﺤﻮﻩ ﻣﻤﺎ
ﻳﻌﺘﺎﺩ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻤﻌﺎﻃﺎﺓ ﻭﻗﺎﻝ ﻣﺎﻟﻚ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ
ﻭﻭﺳﻊ ﻋﻠﻴﻪ ﻳﻨﻌﻘﺪ ﺍﻟﺒﻴﻊ ﺑﻜﻞ ﻣﺎ ﻳﻌﺪﻩ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻴﻌﺎ
ﻭﺍﺳﺘﺤﺲﻧﻪ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﺒﺎﺭﻉ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺼﺒﺎﻍ ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ
ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﺰﺍﻫﺪ ﺃﺑﻮ ﺯﻛﺮﻳﺎ ﻣﺤﻴﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ ﻗﻠﺖ
ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺬﻱ ﺍﺳﺘﺤﺴﻨﻪ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺼﺒﺎﻍ ﻫﻮ ﺍﻟﺮﺍﺟﺢ ﺩﻟﻴﻼ ﻭﻫﻮ
ﺍﻟﻤﺨﺘﺎﺭ ﻟﺄﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﺼﺢ ﻓﻲ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﺍﺷﺘﺮﺍﻁ ﺍﻟﻠﻔﻆ
ﻓﻮﺟﺐ ﺍﻟﺮﺟﻮﻉ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻌﺮﻑ ﻛﻐﻴﺮﻩ ﻭﻣﻤﻦ
ﺍﺧﺘﺎﺭﻩ ﺍﻟﻤﺘﻮﻝﻱ ﻭﺍﻟﺒﻐﻮﻱ ﻭﻏﻴﺮﻫﻤﺎ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ

Jika mabi’ (barangyang dijual)-nya sudah dilihat dengan jelas oleh kedua belah pihak sebelummelakukan transaksi maka hukumnya sah.
2. Jika mabi’ belum dilihat dengan jelas maka hukumnya tidak sah, kecualiapabila mabi’ dijelaskan sifat dan jenisnya.
ﺍﻟﺜﺎﻧﻲ: ﺍﻟﺘﻠﻔﻆ ﺑﺤﻴﺚ ﻳﺴﻤﻌﻪ ﻣﻦ ﺑﻘﺮﺑﻪ ﻋﺎﺩﺓ، ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﺴﻤﻌﻪﺍﻟﻤﺨﺎﻃﺐ - ﻭﻳﺘﺼﻮﺭ ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﻘﺒﻮﻝ ﻣﻨﻪ ﻣﻊ ﻋﺪﻡ ﺳﻤﺎﻋﻪ، ﺑﻤﺎ ﺇﺫﺍ ﺑﻠﻐﻪ ﺍﻟﺴﺎﻣﻊ ﻓﻘﺒﻞ ﻓﻮﺭﺍ،ﺃﻭ ﺣﻤﻞ ﺍﻟﺮﻳﺢ ﺇﻟﻴﻪ ﻟﻔﻆ ﺍﻻﻳﺠﺎﺏ ﻓﻘﺒﻞ ﻛﺬﻟﻚ، ﺃﻭ ﻗﺒﻞ ﺍﺗﻔﺎﻗﺎ - ﻛﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺠﻴﺮﻣﻲ، ﻧﻘﻼ ﻋﻦﺳﻢ - ﻓﻠﻮ ﻟﻢ ﻳﺴﻤﻌﻪ ﻣﻦ ﺑﻘﺮﺑﻪ ﻟﻢ ﻳﺼﺢ


Di jawaboleh: Al Ustadz @ AtamaPaya

Menurutimam nawawi, mutawally dan baghawi hukumnya sah.

(ولا ينعقد) البيع (بالمعاطاة) اذالفعل لا يدل بوضعه (وختر النووي وجماعة ) منهم المتولى والبغوى ( الانعقد ) له ( فى كل) اى بكل ( مايعده الناس بيعا)
●اسنى المطالب ٢/ ٣ ●

Dengan ini para musyawirin bersamadewanTahkim MATAS Menyimpulkan sebagai berikut :
Berdasarkan uraian di atas  menurut imam nawawi, mutawally dan baghawihukumnya sah.

=================================

DEMIKIAN YANG DAPAT KAMI SIMPULKAN SEBELUMDANSESUDAHNYA KAMI MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN DAN KEKHILAFANDANKESEMPURNAAN HANYA MILIK ALLAH WALLAHU A'LAM

MUSYAWWIRIN :

Member Group Majlis Ta'lim Assalafiyah(MATAS)

PENELITI :
(1).Ustadz Mhisyam Abbrori
(2).Ustadz Ach al faroby
(3).Ustadz Sultoni Arobbi
(4).Ustadzah Naila Mazaya Maya
(5).Ustadz Abu haidar
(6).Ustadz Abdul Ghafur Masykur
(7).Ustad Atama Paya.
(8).Ustad Lutfijaya

EDITOR : Ustadz Sultoni Arobbi
Kolom muawwirin :

https://www.facebook.com/groups/297908517036791/permalink/408132029347772/
Link documen :
https://www.facebook.com/notes/majlis-taklim-as-salafiyah-al-gasim-matas-/docmatas511hukum-jual-beli-tanpa-ijab-qabul/533782950116012

doc.matas.510.HUKUM BANGUNAN YANG ADA DI KANAN KIRI SAMPING IMAM.



Ach Alfaroby

8 November 2014
Asslmlkm wr wb mhn mfkpd smuaya mau tanya apkh ruangan yg di samping kanan kiri tmpat imam yg sukadtmpatin alat2 kperluan msjid it dhkumin msjd ?mhn pnjelsn trmksh ws


Jawaban:

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIMSetelah kitamusyawah bersama member MATAS dan para asatidz wal Asatidzah danDewan TahkimMatas mempunyai beberapa jawaban sebagai berikut, Diantaranya :


Dijawab oleh: Al Ustadz @ Lutfi Jaya

Mungkinpertanyaan di atas bisa termasuk kepada kata Ar-rahbah dalam bahasa kitabnya,Ar-rahbah adalah bangunan atau halaman atau tempat yang luas yang terletak didepan pintu masjid dan tidak terpisah dari masjid. Jika dia termasuk bagianmasjid maka berarti berlaku padanya hukum-hukum masjid seperti: Tidak bolehberjualan di situ, tidak boleh mencari barang yang hilang di situ, adanyashalat tahiyatul bagi yang mau duduk, tidak membatalkan i’tikaf jika berada disitu, dan seterusnya. jikalau termasuk ke kata Ar-rahbah ulamak berbedapendapat,
·      
القول الأول: أن الرحبة إن كانت متصلة بالمسجدمحوطة به؛ فهي من المسجد، وتأخذ حكمه، وبهذا قال محمد بن عبد الحكم، وابن حجر،والقاضي، وأبو يعلى، وبعض الشافعية7.
القول الثاني: أن الرحبة ليست من المسجد مطلقاً متصلة أو منفصلة عنه، وهذا مذهبالأحناف8، ورواية عن مالك9، وبه قال بعض الشافعية10، والصحيح من مذهب الحنابلة11.
القول الثالث: أن رحبة المسجد منه مطلقاً، متصلة كانت أو منفصلة، وهذا مذهبمالك12، والشافعي13، ورواية عند الحنابلة4
.
Dijawab oleh: Al Ustadz @AchmadSultoni
ini saya nukil ket dri buku mungil karangnan kh. imam qusyairi aliasbang#AtamaPaya.......Kemutlakanwaqaf serta perbedaan antara serambi, pelataran dan menarah masjid.

 اَلْمَسْجِدُلُغَةً اِسْمُ مَكَانٍ لِلسُّجُوْدِ. وَشَرْعًا مَكَانٌ وُقِفَ لِلصَّلاَةِ.وَمِنْ هَذَا التَّعْرِيْفِ عَرَفْنَا اَنَّ كُلَّ مَسْجِدٍ لاَ يَكُوْنُ اِلاَّوَقْفًا. وَلَكِنْ لَيْسَ كُلُّ مَوْقُوْفٍ لِلصَّلاَةِ مَسْجِدًا وَاِذَا قَالَالْوَاقِفُ : وَقَفْتُ هَذَا الْمَكَانَ لِلصَّلاَةِ فَهُوَ صَرِيْحٌ فِى مُطْلَقِالْوَقْفِيَّةِ وَكِنَايَةٌ فِى خُصُوْصِ المْسْجِدِيَّةِ فَلاَ بُدَّ مِنْنِيَّتِهَا. فَاِنْ نَوَى الْمَسْجِدِيَّةَ صَارَ مَسْجِدًا وَاِلاَّ صَارَوَقْفًا عَلَى الصَّلاَةِ فَقَطْ وَاِنْ لَمْ يَكُنْ مَسْجِدًا كَالْمَدْرَسَةِ(الاعانة/ ٢/ص ١٦٠)

Masjid kalau ditinjau dari bahasanya adalah nama tempat untuk sujud.Adapun menurut syara’ adalah tempat yang diwaqafkan untuk shalat, akan tetapitidak semua yang diwaqafkan untuk shalat adalah masjid. Apabila orang yangmewaqafkan (waqif) berkata : “Saya mewaqafkan tempat ini untuk shalat”perkataan tersebut adalah jelas di dalam kemutlakannya waqaf dan kinayah didalam kekhususan masjid, maka hal tersebut harus ada niat. Kalau niatnya untukmasjid maka tempat tersebut menjadi masjid. Kalau tidak, maka tempat tersebuthanya waqaf saja yang digunakan untuk shalat walaupun adanya waqaf tersebutbukan masjid seperti Madrasah. (Ket. I’anatuth Thalibin II/60) Adapun yangdikatakan Rahbah masjid (serambi masjid) adalah tempat yang termasuk bagiandari masjid sehingga melaksanakan iktikaf hukumnya sah, begitu juga hukumnyasah bilamana makmum shalat di serambi masjid sedangkan imam shalat ada di dalammasjid, walaupun antara makmum dan imam shalat ada penghalang yang mencegahbersambungnya imam shalat dengan makmum. (Ket. I’anatuth Thalibin II/26)Sedangkan yang dikatakan Hariimu masjid (pelataran masjid) adalah tempat yangbersambung dengan masjid yang disiapkan untuk kemaslahatan masjid sepertidigunakan untuk menuangkan air ketika membasuh dan juga digunakan untukmeletakkan sandal, maka pelataran masjid tidak termasuk bagian dari masjid.(Ket. Fathul Mu’in 36)


Denganini para musyawirin bersama dewanTahkim MATAS Menyimpulkan sebagai berikut :
Berdasarkanuraian di atas  Tempat alat2 yang ada dikiri kanannnya tempat imam shalat itu bukan rahbahtapi juga bagian dari masjid.

=================================
DEMIKIANYANG DAPAT KAMI SIMPULKAN SEBELUMDAN SESUDAHNYA KAMI MOHON MAAF ATAS SEGALAKEKURANGAN DAN KEKHILAFAN DANKESEMPURNAAN HANYA MILIK ALLAH WALLAHU A'LAM
MUSYAWWIRIN:
MemberGroup Majlis Ta'lim Assalafiyah( MATAS)

PENELITI:
(1).UstadzMhisyam Abbrori
(2).UstadzAch al faroby
(3).UstadzSultoni Arobbi
(4).UstadzahNaila Mazaya Maya
(5).UstadzAbu haidar
(6).UstadzAbdul Ghafur Masykur
(7).UstadAtama Paya.
(8).UstadLutfijaya

EDITOR: Ustadz Sultoni Arobbi
Kolommuawwirin :
https://www.facebook.com/groups/297908517036791/permalink/387701971390778/
Link documen :
https://www.facebook.com/notes/majlis-taklim-as-salafiyah-al-gasim-matas-/docmatas510hukum-bangunan-yang-ada-di-kanan-kiri-samping-imam/533770813450559

doc.matas.509.HUKUM JEMAAH HAJI MEMAKAI MASKER



Ifa Dallua
7September pukul 13:02
As'salamu'alaykum wr wb..!
Sy mau tnx pd ustad dn ustada..!
Boleh gk siih jama,ah hjj perempuan memakek masker untk menghindari debu ygberterbangan mohon jwbanx dn.terimakasih.

Jawaban:

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM Setelah kitamusyawah bersama member MATAS dan para asatidz wal Asatidzah dan Dewan TahkimMatas mempunyai beberapa jawaban sebagai berikut, Diantaranya :

Di jawab oleh: Ustadzah @ NailaMazaya Maya


وَإِنَّمَا مُنِعَتْ الْمَرْأَةُ مِنْالْبُرْقُعِ وَالنِّقَابِ وَنَحْوِهِمَا ، مِمَّا يُعَدَّ لِسَتْرِ الْوَجْه
(المغني ٦/٤٧٧ِ)

Wanita dilarang memakai cadar,burkah/bordah atau semacamnya, yang itu dianggap penutup wajah.

Sedangkan masker tidak termasuk benda penutupwajah. Karena itu, jika ada wanita tidak berjilbab yangmemakai masker, masyarakat tidak menganggapnya menutupwajahnya.

Di jawab oleh : Al Ustadz @ Abdul Ghofur Masykur


ﺍﻟﻤﻘﺎﺭﻥ
ﺍﻟﻤﻐﻨﻲ
ﻣﻮﻓﻖ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺃﺣﻤﺪ ﺑﻦ ﻗﺪﺍﻣﺔ
ﺩﺍﺭ ﺇﺣﻴﺎﺭ ﺍﻟﺘﺮﺍﺙ ﺍﻟﻌﺮﺑﻲ
ﺳﻨﺔ ﺍﻟﻨﺸﺮ 1405 : ﻫـ 1985 / ﻡ
ﺭﻗﻢ ﺍﻟﻄﺒﻌﺔ : ﺍﻷﻭﻟﻰ
ﻋﺪﺩ ﺍﻷﺟﺰﺍﺀ : ﻋﺸﺮﺓ ﺃﺟﺰﺍﺀ

ﻣﺴﺄﻟﺔ : ﻗﺎﻝ : ( ﻭﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺇﺣﺮﺍﻣﻬﺎ ﻓﻲ ﻭﺟﻬﻬﺎ ، ﻓﺈﻥ
ﺍﺣﺘﺎﺟﺖ ﺳﺪﻟﺖ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻬﻬﺎ ) ﻭﺟﻤﻠﺔ ﺫﻟﻚ ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻳﺤﺮﻡ ﻋﻠﻴﻬﺎ
ﺗﻐﻄﻴﺔ ﻭﺟﻬﻬﺎ ﻓﻲ ﺇﺣﺮﺍﻣﻬﺎ ، ﻛﻤﺎ ﻳﺤﺮﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺗﻐﻄﻴﺔ ﺭﺃﺳﻪ .
ﻻ ﻧﻌﻠﻢ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺧﻼﻓﺎ ، ﺇﻻ ﻣﺎ ﺭﻭﻱ ﻋﻦ ﺃﺳﻤﺎﺀ ، ﺃﻧﻬﺎ ﻛﺎﻧﺖ
ﺗﻐﻄﻲ ﻭﺟﻬﻬﺎ ﻭﻫﻲ ﻣﺤﺮﻣﺔ . ﻭﻳﺤﺘﻤﻞ ﺃﻧﻬﺎ ﻛﺎﻧﺖ ﺗﻐﻄﻴﻪ ﺑﺎﻟﺴﺪﻝ
ﻋﻨﺪ ﺍﻟﺤﺎﺟﺔ ، ﻓﻼ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﺧﺘﻼﻓﺎ . ﻕﺍﻝ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﻤﻨﺬﺭ : ﻭﻛﺮﺍﻫﻴﺔ
ﺍﻟﺒﺮﻗﻊ ﺛﺎﺑﺘﺔ ﻋﻦ ﺳﻌﺪ ﻭﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻭﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﻭﻋﺎﺋﺸﺔ ، ﻭﻻ ﻧﻌﻠﻢ
ﺃﺣﺪﺍ ﺧﺎﻟﻒ ﻓﻴﻪ .
ﻭﻗﺪ ﺭﻭﻯ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻭﻏﻴﺮﻩ ، ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ :
} ﻭﻻ ﺗﻨﺘﻘﺐ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺍﻟﻤﺤﺮﻣﺔ ، ﻭﻻ ﺗﻠﺒﺲ ﺍﻟﻘﻔﺎﺯﻳﻦ { . ﻓﺄﻣﺎ ﺇﺫﺍ
ﺍﺣﺘﺎﺟﺖ ﺇﻟﻰ ﺳﺘﺮ ﻭﺟﻬﻬﺎ ، ﻟﻤﺮﻭﺭ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﻗﺮﻳﺒﺎ ﻣﻨﻬﺎ ، ﻓﺈﻧﻬﺎ
ﺗﺴﺪﻝ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﻣﻦ ﻓﻮﻕ ﺭﺃﺳﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻬﻬﺎ . ﺭﻭﻱ ﺫﻟﻚ ﻋﻦ ﻋﺜﻤﺎﻥ ،
ﻭﻋﺎﺋﺸﺔ . ﻭﺑﻪ ﻗﺎﻝ ﻋﻄﺎﺀ ﻭﻣﺎﻟﻚ ، ﻭﺍﻟﺜﻮﺭﻱ ، ﻭﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ،
ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ، ﻭﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﺍﻟﺤﺴﻦ .
ﻭﻻ ﻧﻌﻠﻢ ﻓﻴﻪ ﺧﻼﻓﺎ ; ﻭﺫﻟﻚ ﻟﻤﺎ ﺭﻭﻱ ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ
ﻗﺎﻟﺖ : } ﻛﺎﻥ ﺍﻟﺮﻛﺒﺎﻥ ﻳﻤﺮﻭﻥ ﺑﻨﺎ ، ﻭﻧﺤﻦ ﻣﺤﺮﻣﺎﺕ ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﺈﺫﺍ ﺣﺎﺫﻭﻧﺎ ، ﺳﺪﻟﺖ ﺇﺣﺪﺍﻧﺎ ﺟﻠﺐﺍﺑﻬﺎ ﻣﻦ
ﺭﺃﺳﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻬﻬﺎ ، ﻓﺈﺫﺍ ﺟﺎﻭﺯﻭﻧﺎ ﻛﺸﻔﻨﺎﻩ
{ . ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ، ﻭﺍﻷﺛﺮﻡ . ﻭﻷﻥ ﺑﺎﻟﻤﺮﺃﺓ ﺣﺎﺟﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﺘﺮ ﻭﺟﻬﻬﺎ
، ﻓﻠﻢ ﻳﺤﺮﻡ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺳﺘﺮﻩ ﻋﻠﻰ ﺍﻹﻃﻼﻕ ، ﻛﺎﻟﻌﻮﺭﺓ . ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﻘﺎﺿﻲ
ﺃﻥ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﺘﺠﺎﻓﻴﺎ ﻋﻦ ﻭﺟﻬﻬﺎ ، ﺑﺤﻴﺚ ﻻ ﻳﺼﻴﺐ ﺍﻟﺒﺸﺮﺓ ، ﻓﺈﻥ
ﺃﺻﺎﺑﻬﺎ ، ﺛﻢ ﺯﺍﻝ ﺃﻭ ﺃﺯﺍﻟﺘﻪ ﺑﺴﺮﻋﺔ ، ﻓﻼ ﺷﻲﺀ ﻋﻠﻴﻬﺎ ، ﻛﻤﺎ ﻟﻮ
ﺃﻃﺎﺭﺕ ﺍﻟﺮﻳﺢ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﻋﻦ ﻋﻮﺭﺓ ﺍﻟﻤﺼﻠﻲ ، ﺛﻢ ﻋﺎﺩ ﺑﺴﺮﻋﺔ ، ﻻ ﺗﺒﻄﻞ
ﺍﻟﺼﻼﺓ . ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﺗﺮﻓﻌﻪ ﻣﻊ ﺍﻟﻘﺪﺭﺓ ; ﺍﻓﺘﺪﺕ ; ﻷﻧﻬﺎ ﺍﺳﺘﺪﺍﻣﺖ
ﺍﻟﺴﺘﺮ .
ﻭﻟﻢ ﺃﺭ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺸﺮﻁ ﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ ، ﻭﻻ ﻫﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﺒﺮ ، ﻣﻊ ﺃﻥ ﺍﻟﻈﺎﻫﺮ
ﺧﻼﻓﻪ ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﺍﻟﻤﺴﺪﻭﻝ ﻻ ﻳﻜﺎﺩ ﻳﺴﻠﻢ ﻣﻦ ﺇﺻﺎﺑﺔ ﺍﻟﺒﺸﺮﺓ ،
ﻓﻠﻮ ﻛﺎﻥ ﻫﺬﺍ ﺷﺮﻃﺎ ﻟﺒﻴﻦ ، ﻭﺇﻧﻤﺎ ﻣﻨﻌﺖ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻣﻦ ﺍﻟﺒﺮﻗﻊ ﻭﺍﻟﻨﻘﺎﺏ
ﻭﻧﺤﻮﻫﻤﺎ ، ﻣﻤﺎ ﻳﻌﺪ ﻟﺴﺘﺮ ﺍﻟﻮﺟﻪ . ﻗﺎﻝ ﺃﺣﻤﺪ : ﺇﻧﻤﺎ ﻟﻬﺎ ﺃﻥ
ﺗﺴﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻬﻬﺎ ﻣﻦ ﻓﻮﻕ ، ﻭﻟﻴﺲ ﻟﻬﺎ ﺃﻥ ﺗﺮﻓﻊ ﺍﻟﺜﻮﺏ ﻣﻦ
ﺃﺳﻔﻞ . ﻛﺄﻧﻪ ﻳﻘﻮﻝ : ﺇﻥ ﺍﻟﻨﻘﺎﺏ ﻣﻦ ﺃﺳﻔﻞ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻬﻬﺎ .


Di jawab Oleh : Al Ustadz @ Lutfi Jaya



ظاهر قوله ولا تنتقب المرأة اختصاصها بذلك وأن الرجل ليسكذلك، وهو مقتضي ما ذكره أول الحديث في ما يتركه المحرم فإنه لم يذكر منه ساترالوجه

Makna teks dari sabda beliau ‘Janganlah wanita memakai cadar’ itu khusus bagiwanita, sementara laki-laki tidak seperti itu. Dan ini sesuai degan maknabagian awal hadis, tentang hal-hal yang harus ditinggalkan oleh orang yangihram. Di sana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyebutkan penutupwajah. (Tharhu at-Tatsrib, 5/299)




( لا تَنْتَقِبْالْمَرْأَةُ الْمُحْرِمَةُ ، وَلا تَلْبَسْ الْقُفَّازَيْنِ) ، رواه البخاري(1707).

"Seorang wanita yang ihram tidak bolehmemakai niqab, juga tidak boleh memakai sarung tangan." (HR. Bukhari, 1707)

Di jawab Oleh : Al Ustadz @ Achmad Sultoni

Memakai masker sebagaimana diskripsi di atas, hukumnyadiperbolehkan jika ada hajat, akan tetapi wajib bayar fidyah. Referensi:

 & كفايةالأخيار في حل غاية الإختصار الجزء 1 صحـ : 228 مكتبة الشاملة

 الإصدار الثانيوَأَمَّا الْمَرْأَةُ فَالْوَجْهُ فِيْ حَقِّهَا كَرَأْسِ الرَّجُلِ وَتَسْتُرُجَمِيْعَ رَأْسِهَا وَبَدَنِهَا بِالْمَخِيْطِ وَلَهَا أَنْ تَسْتُرَ وَجْهَهَابِثَوْبٍ أَوْ خِرْقَةٍ بِشَرْطِ أَلاَ يَمُسَّ وَجْهَهَا سَوَاءٌ كَانَ لِحَاجَةٍأَوْ لِغَيْرِ حَاجَةٍ مِنْ حَرٍّ أَوْ بَرْدٍ أَوْ خَوْفِ فِتْنَةٍ وَنَحْوِذَلِكَ فَلَوْ أَصَابَ السًّاتِرُ وَجْهَهَا بِاخْتِيَارِهَا لَزِمَهَاالْفِدْيَةُ وَإِنْ كَانَ بِغَيْرِ اخْتِيَارِهَا فَإِنَّ إِزَالَتَهُ فِيالْحَالِ فَلاَ فِدْيَةَ وَإِلاَّ وَجَبَتْ الْفِدْيَةُ ثُمَّ هَذَا كُلُّهُحَيْثُ لاَ عُذْرَ أَمَّا الْْمَعْذُوْرُ كَمَنِ احْتَاجَ إِلَى سَتْرِ رَأْسِهِأَوْ لُبْسِ ثِيَابِهِ لِحَرٍّ أَوْ بَرْدٍ أَوْ مُدَاوَاةِ سَتْرٍ وَجَبَتْالْفِدْيَةُ وَاللهُ أَعْلَمُ اهـ &

فتح الجواد لإبن العماد الجزء 1 صحـ:244

 وَإِنَّمَا يَحْرُمُ سَتْرُ مَا مَرَّ مِنَ الرَّجُلِ وَالْمَرْأَةِوَالْخُنْثَى بِمُلاَقٍ لَهُ
يُعَدُّ فِي الْعُرْفِ سَاتِرًا وَاِنْ لَمْ يَحِطْ بِهِ وَلاَاعْتِيْدَ السَّتْرُ بِهِ كَطِيْنٍ وَمَرْهَمٍ وَحِنَّاءٍ ثَخِيْنٍ وَكَذَا يَدُهُأَوْ يَدُ غَيْرِهِ إِنْ قَصَدَ بِهِ السِّتْرَ كَمَا هُوَ ظَاهِرٌ – إلى أن قال -وَإِنَّمَا عُدَّ نَحْوُ مَاءِ كَدِرٍ سَاتِراً فِي الصَّلاَةِ ِلأَنَّالْمُعْتَبَرَ ثَمَّ إِدْرَاكُ لَوْنِ الْبَشَرِ وَهُنَا السَّاتِرُ الْعُرْفِيُّوَإِنْ لَمْ يُمْكِنْهُ كَزُجَاجٍ وَسَاتِرٍ رَقِيْقٍ يُحْكِي الْبَشَرَةَ وَمَنْقَالَ لاَ يَضُرُّ هَذَ هُنَا فَقَدْ وَهِمَ

Muzakarah Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal EhwalUgama Islam Malaysia Kali Ke-89 yang bersidang pada 14 - 16 Disember 2009 telahmembincangkan Hukum Memakai Mask (Penutup Mulut Dan Hidung) Bagi Jemaah HajiDalam Ihram. Muzakarah berpandangan bahawa mencegah penularan wabak yang bolehmembahayakan nyawa dan kesihatan semasa menunaikan ibadah haji atau umrah amatdituntut oleh Islam. Oleh itu, dalam keadaan di mana sesuatu penyakit itu telahmenjadi wabak, Islam memberi pengecualian dan kelonggaran kepada para jemaahuntuk menutup sebahagian muka walaupun ia merupakan perkara yang dilarangsemasa menunaikan ibadah haji atau umrah. Oleh yang demikian, Muzakarahmemutuskan bahawa jemaah haji dan umrah ketika di dalam ihram diharuskanmenutup sebahagian muka dengan memakai mask (penutup mulut dan hidung) sertatidak perlu membayar dam. Keterangan/Hujah: Menjaga kesihatan badan lebih-lebihlagi ketika mengerjakan ibadah haji dan umrah di Makkah adalah sangat-sangatdititikberatkan oleh Islam. Oleh itu setiap jemaah haji perlu mengikutlangkah-langkah pencegahan terutama penggunaan mask bagi menjaga kesihatan dirimereka daripada dijangkiti penyakit berbahaya. Penularan wabak ini tidak dapattidak perlu ada usaha untuk mencegah supaya diri terus terpelihara dan sihatserta dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna. Di dalam kaedah fiqhiyyah:" الحاجة تنـزل منـزلة الضرورة " iaitu Hajatmenepati darurat. Maksud hajat ialah jika tidak disempurnakan nescayamelibatkan atau mendatangkan kesukaran atau kesusahan. Seseorang lelaki yangberihram dilarang daripada menutup semua bahagian kepalanya atau sebahagiannyadengan apa sahaja yang boleh dikira sebagai menutupnya, sama ada pakaianberjahit atau pun tidak. Semua larangan ini dikecualikan jika terdapatkeperluan yang memaksa seperti untuk tujuan pengubatan dan rawatan. Di dalamal-Fiqh al-Islami wa Adillatuh karangan Prof. Dr. Wahbah al-Zuhayli menyebutkanmengenai larangan ke atas perempuan yang menutup seluruh anggota badan termasukwajah kerana ihram perempuan adalah pada mukanya. Walaubagaimanapun, dalamkeadaan di mana ia dianggap sebagai satu bentuk keuzuran yang tidak dapatdielakkan kerana jemaah haji terpaksa menutup muka dan hidung (sebahagian muka)kerana disebabkan sesuatu wabak, maka diharuskan bagi jemaah lelaki dan wanitauntuk menutup sebahagian mukanya. Semasa menunaikan haji atau umrah, terdapatperkara-perkara yang dilarang melakukannya dan dianggap berdosa dan diwajibkanmembayar dam, walaubagaimanpun pertimbangan keadaan umat Islam masihdiambilkira oleh Islam dalam hukum yang ditetapkan. Dalam keadaan dharurat dimana suatu penyakit telah menjadi wabak yang mengancam nyawa seperti H1N1,tindakan pencegahan yang diambil bagi melindungi nyawa adalah dibenarkan olehIslam dan tidak dikenakan dam (denda) walaupun ia merupakan perkara yangdilarang dalam keadaan biasa selaras dengan kaedah fiqhiyyah: "درءالمفاسد مقدم على جلب المصالح " ======sumber.http://www.e-fatwa.gov.my/.../hukum-memakai-mask-penutup...


Dengan ini para musyawirin bersama dewanTahkim MATAS Menyimpulkan sebagai berikut :
Berdasarkan uraian di atas boleh memakai masker jika ada udzur dan wajib membayar fidyah.


=================================
DEMIKIAN YANG DAPAT KAMI SIMPULKAN SEBELUMDAN SESUDAHNYA KAMI MOHON MAAF ATAS SEGALA KEKURANGAN DAN KEKHILAFAN DANKESEMPURNAAN HANYA MILIK ALLAH WALLAHU A'LAM
MUSYAWWIRIN :
Member Group Majlis Ta'lim Assalafiyah( MATAS)

PENELITI :
(1).Ustadz Mhisyam Abbrori
(2).Ustadz Ach al faroby
(3).Ustadz Sultoni Arobbi
(4).Ustadzah Naila Mazaya Maya
(5).Ustadz Abu haidar
(6).Ustadz Abdul Ghafur Masykur
(7).Ustad Atama Paya.
(8).Ustad Lutfijaya

EDITOR : Ustadz Sultoni Arobbi
Kolom muawwirin :
https://www.facebook.com/groups/297908517036791/permalink/530029270491380/
Link documen :

doc.matas.508.KAJIAN KITAB NASHOIHUL IBAT BAGIAN KE 17( Berfikir Positif dan berjiwa besar)




Fathul Bari SH
12 September pukul 14:42

بسم الله الرحمن الراحيم

اهل ماتاس اصبحنا الله كل خير وسعادة والله يبارك فينا مع النجاخ في الدارين السلام عليكم ورحمة الله وبركاته المقالة السابعة عشرة
طوبى لمن كان عقله اميرا ... .

Bahagia yg sangat melimpah bagi org yg akalnya menjadi raja.yg ďimaksud adalah org org akalnya selalu memikirkan perubahan serta peningkatan dalam setiap kebaikan kebaikan . Bukankah irg yg selalu memikirkan kebaikan adalah otg yg selalu beryukur ? ALLOH SUBHANAHU WATA'ALA selalu menhanjurkan kpd kita untuk selalu berfikir.
 قال الله تعالى....... والى الارض كيف ستحت فذكز . الاية ... 
Wallohu a'lam bishowab ....... dan kpd bumi bagai mana didatakan. Maka berfikurlah.Fitman ALLOH SUBHANAHU WATA' ALA sangat banya sekali yg menganjurkan kita untuk selaku berfikir posiyif . Terutama berfikir akan betapa menakjubkannya cipta'an ALLOH . Memikirkan betapa sangat bergunanya semua ciptaanNYA . Semua yg ada dimuka bumi itu seluruhnya adalah dr peraturanNYA .entah yg menyenangkan serta mebahagiakan kepan kita atau yg menyengsarakan serta muaahkan kpd kita
 ربنا ما خلقت هذا باطلا فقنا عذاب النار
Dari itu kita selalu berfikit positif kpd sekeliljng kita dan mengagumi segala keindahan ciptaan ALLOH SUBHANÀHU WATAALA. dalam pepatah
 تفكر ساعة خير من عبادة سنة
Berfikur positif walaupun sesàat iyu sudah lebih baik dari pada ibada selama setahun.
تفكروافي خلق الله ولا تفكروا في ذات الاه
Berfikurlah tentang segala ciptaan ALLOH SUBHANAHU WATA'ALA TAPI JANGAN BERFIKUR TENTANG DZATNYA ALLOH SUBHANAHU WATAALA. memikitkan ciptaan ALLOH memberi peluang kita àgar selalu ber syukur dan berdzikir. Memikirkan dzatnya ALLOH S.W.T akan menjadikan kita munagiq bahkan syirik
 لا يكمل الايمان المؤمن من كان في قلبه من هو الله وكيف الله واين الله
Tudak sempurna kman seseorang jika didalam hatinya terlintas tiga kalimat1. Siapa ALLOH SJBHANAHU WATA'ALA ITU2. DIMANA DIA SEKARANG3. BAGAI MANA WUJUDNYA.ALLOH SUBHANAHU WATA'ALA TDK AAMA DG MAKHLUQ DIDALAM SEGALA GALANYA.DIALAH YG MAHA DISALAM SEGALA GALANYA.Dari kita membeiasakan berpikiran positif maka kita selalu husnudzon kpd sesama yg hal tersebut sangatlah dianjurkan oleh syatiat islam. Dan ALLOH SUBHANAHU WATAALA telah membeti peringatan pd kita agar selalu tdk berburuk sangka
اياكم والظن انه منشؤ العداوة
Hindatilah berburuk sangka katena utu awal dari permusuhan.
 وويل لمن كان هواه اميرا ....
CELAKALAH BAGI ORG YG HAWA NAFSUNYA SEBAGAI RAJA. kesenangan bila sudah mengatur kita maka kita akan selalu memikirkan kesenangan itu serta akan membawanya untuk selaku memikitkan harta serta irg yg memikitkan kesenangan ini umumbya tdk bisa menyatibg kebaikan dan kebutukan yg peting dia senang .
حب الدنيا رأس كل خطيئة 
Senang dunia adalah awal dr segala kejelekan . Bahkan org yg memikirkan kesenang dunia maka org tersebut tdk ada harganya.
 من كان همنه على ما في بطنه فكان قيمته كما يخرج
Barang siapa yg dipikirkan hanyalah kesenang dunianya saja / pikirannya hanyalah makanan san sesamanya. Maka hatga org tersebut seperti apa yg kluar dati perutnya.

Semuga kita semua bisa berfikir pisitif sehingga kita bisa selamad damau dan rukun sesamanya. Amjn ya robbal alaminDan tulisan ini semuga manjadikan saya juga semua yg membaca setatus ini bisa lebih berfikir positif dan suksea serta bahagia dunia akherat. Amin ya robbal alamin
هدانا الله واباكم الى طريق المستقيم والعغو منكم ثن السلام عليكم ورحمة الله ولركاته


doc.matas.507.KAJIAN KITAB UQUDU LUJJAIN BAGIAN ke 27 ( Pentingnya membahagiakan seorang istri )




Lutfi Jaya
11 September pukul 14:01

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
KAJIAN KITAB UQUDU LUJJAIN BAGIAN ke 27
بسم الله الرحمن الرحيم

وقال صلى الله عليه وسلم من اشترى لعيال شيأ ثم حمل بيده اليهم حط الله عنه ذنوب سبعين سنة

“Barang siapa yang membuat gembira hati seorang istri maka ia bagaikan tengah menangis karena takut kepada Allah maka Allah mengharamkan tubuhnya dari api neraka”.

وقال صلى الله عليه وسلم من فرح أنثى فكأنما بكى من خشيةالله ومن بكى من خشية الله تعال حرم الله جسده على الناار

Rasulullah bersabda:”Barang siapa yang membuat gembira hatinya seorang wanita, seakan akan menangis karena takut kepada Allah. Dan barang siapa menagis karena takut pda Allah maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk kedalam api neraka”. (al hadits)

وقال صلى الله عليه وسلم البيت الذى فيه البنات ينزل الله فيه كل يوم اثنتى عشرة رحمة ولا تنقطع زيارة الملائكة من ذالك البيت ويكتبون لابويهن كل يوم عبادة سبعين سنة

Rasulullah S.A.W bersabda:’Suatu rumah yang mana didalamnya terdapat anak anak perempuan, maka setiap hari Allah menurunkan dua belas rahmat dan tidak henti hentinya di kunjungi malaikat. Dan bagi kedua orang tuanya setiap hari dan malam dicatat seperti ibadah selama tujuh puluh tahun”.

Demikian semoga menjadi ibroh kepada kita semua dan semoga menjadi ilmu yg bermanfaat amin allahumma amin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Untuk lebih jelasnya silahka klik link berikut :